Seisukan ini
Mentari meretak di bentang atap jagad
Disambut pangkuan kelabu
Menidurkannya di dipan fajar
Mentari ditimang rinai yang melantunkan nyanyian basah
Hingga terbuai tak terjaga imbahnya
Sampai pada waktu merangkak tinggi di cakrawala
Masih juga terlelap sayang
Entah kapan masa ia terbangun
Kembali memancarkan jingga dari matanya ke bumi basah
Menyingkirkan pekat yang menutup lazuardy
Akh....
Aku mahadang
Sejumput harap ku semat
Pada secelah lubang di cakrawala bias ada jingga
Harap akan bangunnya mentari
Dari peraduan timur fajar,pagi hingga meninggi ubun sinari bumi
Biarku dapat memerah air ari
Untuk mengais ridho Illahi
Walau hanya sesuap nasi
Wednesday, November 18, 2009
Bangun Mentari
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment