Malam beranjak tulus merambat
sungging simpul suara bait bait angin
jiwaku kocar kacir di terpa rasa,terbenam teramat dalam
kelakar menjadi syahdu menggulung tiap gerakku
engkau ada pada setiap titik pandangku
menjadi pangkal dan ujung nafasku
ijinkan aku dekap erat seperti harum bunga kopi yg tumbuh pada hamparan bumi
akh...
Kapan waktu dapat kudengar kembali
nyanyian gangga dari bibirmu
mungkin sang waktu sembunyi di tujuh lajur pelangi
hingga tak dapat kulihat lagi danau pembiasan cintamu untuk ku..
~ badut_buntu ~
Tuesday, November 17, 2009
Nyanyi Rindu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment