Posts Subscribe to (PUT YOUR BLOG NAME HERE)Comments

Sunday, November 15, 2009

Nyanyian hujan abu abu

Selalu saja desah hujan yg bergemuruh mengingatkan aku pada kenang purba tentangmu
akan ucapmu bahwa kau masih berhutang senja padaku
dan juga hujan bercurah kenangan kanak kanak yg menggenangi mimpi mimpi bocah kita

kilau batang batang pohon karet sepanjang jalan waktu itu seirama dg derit aspal saat kenderaan yg kita tumpangi berderu girang
segirang hatiku menatap senyummu di tiap kesempatan waktu

"ini jalan yg kulalui setiap pagi.."
bisikmu diantara kembang madu senyummu

ah..
Harusnya aku berteriak bukan cuma berbisik malu malu.
Berteriak di telingamu sekuatkuatnya
agar kau rasa buncah indah di dada
agar kau lihat pijar binar cinta di mata
agar lepas tuntas

harusnya ku berteriak saja bukan melirik tapi tak mengarik
biar lebur aroma tubuh mu ke jantung,meresap kedap mendedak pedak
biar pepohonan mendengar
biar jurang curam menajam tajam bahana asmara
berbuai gemintang cahaya

harusnya ku berterik saja
laksana pekik petir memekak telingaku malam ini
hingga hujan tak lagi kurasa seperti orkestra kenangan abu abu..



~ aku ~

Categories



Widget by Scrapur

0 comments:

Post a Comment

 
Dark Side Blogger Template Copyright 2009 - Pelangi Sahabat is proudly powered by Blogger.com