dengan seikat gurindam aku merayu
dengan segenggam kata semanis benangsari aku merajuk
diammu,
menyulam hati daku yang berai
diammu,
mengunyah lafadz kecewa dalamnya laut
diammu,
merangkum sketsa embun rindu setinggi langit
sebagaimana tiap mimpi yang di lupakan
daku merentas segunung aral sepijak kenangan
selamat tinggal DIAM-MU
~ seriusre ~
Thursday, December 10, 2009
Diam-mu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment