Dulu aku begitu akrab dengan sepiku,
kemudian mereka memisahkan kami...
Kini..
begitu asing jika harus berhadapan lagi dengan sepiku...
Aku menangis sejadi-jadinya embun subuh..
Mencari mreka yg pisahkan kami...
Sungguh.. sepiku itu anugerah,
ia yang pertemukan kami
tapi ia sendiri menjadi tersingkir
Ibanya aku..
merasakan rintihan sepiku..
tapi ia berkata padaku
bahwa ia menjelma lumut hijau
Lalu aku berkata padanya
"tak apa..
nanti juga aku butuhkanmu lagi.."


0 comments:
Post a Comment