Urat kayu seakan mengelupas pada tembok pojok kamar
Keheningan Mei 2009
Bintang kembali muncul di kaki lembah
Malam pecah bekunya
Ceritamu belum bernama
Sendi bias matamu meluas biru
Bidadari mandi di telagamu
Bulan di sela ranting yg memperdalam hening
Diriku berpecah menghadap muara
Antara bintang dan langit
Antara bumi dan dedaunan
Sekalipun sekitar membunga
Badai tak pasti sampai sore
Pada jerit terakhir terbelah bumi
Dan darahmu,darahku mengembang di kelopak musim semi
Bintang berkalung jingga
Melengking ke utara menabur sepi
Rangkai rindu dari sejuta jingga persada
sedu yg ku rasa di pagi telah membuka cahaya
Angan-angan lari menampar kering
Ku harap kau memelukku kali ini
Bukan besok atau kemarin...!!!
Asmaragajiwa
Monday, November 16, 2009
Gurat Tengah Malam
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment