Kau sering menyebutku langit
Sedang aku hanya awan mendung sisa-sisa tangis manusia
Menunggu di terjang badai lalu hilang
Harusnya kau tak memanggilku langit
Karna aku juga tak tau ;apakah bintang bulan atau gugusan lain dari ini
Alangkah ingin aku ada dalam mimpimu
Diantara gempita angkasa yang nun..
Dan diantara bekas bayanganmu di tepi gigir
Ku temukan sunyi langitmu malam ini
~ ab4h_plick ~
Monday, December 14, 2009
Dirimu dan Langit
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment